yang aku takutkan dari jatuh cinta lagi adalah seperti saat ini. disaat aku mencoba menaruh hati pada sosok yang baru lagi. realita kembali menghancurkanku. itulah sebabnya mengapa ada banyak rasa yang tak sampai.
Kusebut dia Angkasa, sosok kharismatik yang meruntuhkan pertahananku. yang ku fikir bahwa tentang jatuh hati pada kakak tingkat itu hanya sebatas kisah saja, nyatanya aku merasakannya. tak ku pungkiri pertemuan pertama aku sudah jatuh. menyukai karakter sifatnya, caranya berbicara, caranya tersenyum. aku suka pribadinya. ia sama seperti angkasa, disaat dunia ku terasa runtuh, diwaktu yang tepat ia hadir meneduhkan. seiring berjalannya waktu, aku terhanyut namun tetap pada senyap. tak bernyali, hingga akhirnya ia berdua. kisah tentangnya selesai.
Sea, sosok yang menyelipkan rasanya melalui kopi yang ia sajikan. aku menyebutnya Sea karna dia seperti hamparan laut lepas yang memberikan tenang bersama ombak. menikmati waktu untuk saling mengenal ternyata tidak cukup untuk menyatukan. karna realitanya, kami jauh berbeda. dengan amin yang sama, namun iman yang berbeda.
Sampai akhirnya aku bertemu Baskara, sosok yang mirip sekali dengan Angkasa. yang membuat ku jatuh karna aku merasa menemukan pribadi yang sama dengan raga yang berbeda. dan kali ini aku tak ingin lagi menyia-nyiakan kesempatan yang hadir, tak lagi ingin berada dalam senyap, aku ingin bersahabat dengan berani. aku mencoba lagi untuk melangitkan nama seseorang, setelah sekian lama aku tak melakukannya. ku coba mendekatkan diri, tak ada penolakan. namun akhirnya lagi-lagi aku salah mengartikan, aku kembali bertemu patah. dia telah berdua.

Komentar
Posting Komentar