
"hujan; hadirnya menjanjikan pelangi,
namun kepergiannya senantiasa meninggalkan sisa yang berbekas."
masa lalu yang terus saja menghadiahkan luka.
tak ingin mengenang, tapi bagaimana?
setiap langkah, dan setiap sudut yang dilalui memiliki ceritanya masing-masing.
seolah-olah kamu masih ada berpegangan dengan langkah ini.
mencoba melupa pun hanya menghasilkan sebuah bayangan yang semakin jelas tapi tidak nyata adanya. menyakitkan bukan? tentu.
tapi menghindar pun takkan menghadiahkan sebuah bahagia.
hanya bisa memasang badan, memasrahkan hati, serta menyerahkan diri.
rindu ini semakin jelas, entah masih rindu kah namanya. aku jelas tak tau. yang dirindukan juga entah apa. sosok mu atau segala cerita yang pernah ada diantara kita. diantara aku dan kamu yang pernah menjelma menjadi sesosok kita. yang pernah berbagi kasih, seakan-akan dunia memang diciptakan untuk kita.
mencoba membuka hati tapi yang dihasilkan hanya sebuah keraguan, ketakutan. sebab sosok kamu masih saja mengisi penuh hati ini. masih berposisi penuh terhadap kendali ini. itulah kenapa ragu akan sosok yang baru tentu saja menghantui. tak luput pula ketakutan yang sangat amat mengganggu diri ini. takut akan hati yang kembali patah.
hingga yang terlihat saat ini adalah sosok aku menjadi sosok yang menutup diri akan hal yang baru. apapun itu. sungguh menyedihkan.
Komentar
Posting Komentar