harusnya kita merayakan hari ini, bersama.
sebagai sepasang.
apa mungkin jika keputusan yang kamu ambil waktu itu adalah keputusan yang salah? kamu mengatakan bahwa kita akan lebih baik-baik saja setelah perpisahan kemarin. kamu mengatakan bahwa kita akan lebih bahagia jika tak bersama. tapi setelah berbulan-bulan bahkan hingga hari ini aku tak menemukan rasa “lebih baik-baik” yang pernah kamu katakan pada ku kala itu. semuanya masih kosong, seperti masih ada yang hilang. apa mungkin belum ya? karna aku berharap sekali rasa “lebih baik-baik” itu hadir setelah itu.
bagaimana dengan mu?
apa sudah menemukan rasa “lebih baik-baik” dibandingkan saat ada aku bersamamu? jika kamu sudah menemukan bahagia mu, lanjutkanlah. berarti memang aku saja yang belum menemukan rasa “lebih baik-baik” saja yang kamu katakan kala itu. untuk itu aku akan menunggu.
ataukah justru merasakan hal yang sama dengan ku? ku harap iya.
sebab jika iya, kamu masih bisa pulang, sungguh. tak apa.
rumah ini masih terbuka untuk mu. meski sedikit rusak, mungkin bisa kita perbaiki jika bersama. sebab ada yang pernah mengatakan bahwa tak apa membaca buku dua kali, jika untuk memahaminya lebih dalam lagi.
pulang lah, jika ingin.
hingga hari ini dan entah sampai kapan, aku masih menunggu kepulangan mu.

Komentar
Posting Komentar