hanya ingin mengeluh hari ini, tak apa kan sesekali?
hanya ingin bergelut dengan fikiran negatif, mungkin karna terlalu lelah dengan fikiran yang positif?
karna nyatanya, "toxic positivity" itu benar adanya.
yang selama ini aku merasa baik-baik saja, namun setelah ditelaah lagi, tidak.
karna selalu menilai semuanya p o s i t i f.
kita sudah selesai, tapi rasanya belum benar-benar usai.
kita sudah saling melepas, tapi rasanya masih saja belum bebas.
entah apa yang mengikat, tapi rasanya sulit untuk benar-benar pergi dan meninggalkan. seperti ada yang tertinggal, tapi entah apa. firasat saja kah atau bagaimana? karna yang aku ingin, jika benar-benar pergi, maka harus benar-benar menjadi asing. anggap saja tak pernah saling mengenal, dibandingkan harus berpura-pura tidak kenal. namun sayangnya, tidak semudah itu. aku hanya ingin sakit dengan dosis penuh, hingga mati rasa. tak bersisa. karna dengan itu, aku tak perlu bersusah payah untuk mengobatinya, biarkan saja, toh tidak akan terasa lagi.
karna rasanya jika seperti ini, aku hanya menutup luka dengan luka. menyebalkan sekali. menunggu pertahanan benar-benar runtuh itu membosankan, tapi untuk berhenti saat ini pun rasanya tak lagi memiliki tenaga yang cukup. benar-benar hanya bisa mengikuti alur mainnya. seperti boneka kayu yang di arahkan oleh dalangnya. itu aku saat ini.
sudah banyak hal terjadi yang membuktikan bahwa kita nyatanya tak lagi seiring. tapi lagi-lagi tak cukup kuat untuk jadi alasan ku pergi saat ini juga. kenapa ya? padahal sudah jelas, tujuan kita tak lagi sama. sudah jelas utuhmu bukan aku. tapi kenapa sulit untuk seorang aku benar-benar berhenti ada disini?
jujur lelah, meski sudah istirahat berkali-kali.
tapi lagi-lagi, belum bisa benar-benar berhenti.
bisa tolong ajarkan bagaimana caranya?

Komentar
Posting Komentar