rasa dalam hening

manis, aku suka.
kadang cara Tuhan lucu ya mempertemukan dua insan.
aku yang mengetahui sosok mu kira-kira saat awal-awal aku masuk dunia perkuliahan, kala itu salah satu teman ku yang juga ternyata karibmu sedang bercerita tentang kamu yang begitu ambisius dalam mengejar cita. dan semenjak itu aku tertarik untuk mencari akun media sosialmu dan sesekali menstalking akun mu itu.

selang hampir satu tahun, kita baru bertemu untuk pertama kalinya. kita tak banyak bicara hari itu, karena yang ku tau saat itu ternyata salah satu karibku menyukaimu dan aku memilih untuk diam, menyimpan semuanya dengan rapat. senyum mu manis, mata mu juga indah.

dan setelah beberapa pekan kita baru bertemu lagi, saat aku memutuskan memberanikan diri untuk mengikuti akun instagram mu dan mengajakmu bertemu untuk sekedar bercerita dan bertukar fikiran. aku suka cara berfikirmu, caramu memotivasi dirimu sendiri yang secara tidak langsung juga memotivasi orang lain termasuk sosok aku. aku semakin luluh, padahal ini baru pertemuan kedua, bagaimana jika ada pertemuan ketiga dan seterusnya? apa kabar dengan perasaan ini? kurasa semakin membludak. tapi harapku jangan. karena aku belum siap jika harus patah lagi.

caramu tersenyum dan tutur bicaramu yang begitu menenangkan, aku takut semakin jatuh. 

hingga suatu malam terjadi percakapan via line selama kurang lebih satu jam yang disebabkan oleh ulah karibku yang mengatakan padamu bahwa malam itu aku sedang tidak baik-baik saja. dan memang benar saat itu aku sedang hancur-hancurnya. entah apapun maksud dan tujuanmu, tapi yang pasti malam itu begitu menenangkan. ditemani rinai hujan pula. terima kasih ya...

kau mendengarkan apapun celotehan ku yang mungkin sepertinya tanpa jeda. disaat emosiku yang sangat amat tidak terkontrol; tangis sesegukan, amarah yang membludak namun hebatnya kamu tetap tenang. mungkin sesekali nada mu meninggi tapi dalam konteks menyemangati, sebab kau tak ingin aku terpuruk. kamu mengirimkan berjuta energi positif yang dengan mudahnya sampai kepadaku. ritual yang kau ajarkan berhasil membuatku benar-benar tenang malam itu. 


Hasil gambar untuk quotes cinta dalam diamdan ternyata kau pandai merangkai puisi, lagi-lagi aku suka, kamu unik. takkan ku lupa akan malam itu. hingga saat inipun anehnya aku terus menabung tanpa ada sedikitpun yang tertuang. jadilah tulisan ini sebagai pelampiasan rasa, kisah yang ku rangkai dari saat pertemuan kedua kita dan ku selesaikan di malam ini. 

walaupun akhirnya tetap dengan rasa yang tersimpan, tak beradu apalagi sampai kepada tuan.

Komentar