pernah...


aku pernah patah,
pernah hancur,
pernah rusak,
intinya pernah sakit.
dalam kurun waktu yang lama dan berulang-ulang.

hanya pernah. hanya koma, bukan titik. itu sebabnya hingga saat ini aku masih ada. masih sanggup berdiri tegap. sebab aku pun belum menemukan titik ku sendiri, tempat ku untuk berhenti dan beristirahat.

semua orang punya hati bukan? sama dengan ku. itu berarti semua orang pernah merasakan rasa yang sama walaupun dengan cara yang berbeda. dan itu tandanya, aku tidak sendirian.

semua hal diciptakan untuk datang dan pergi, jika bukan milik kita bukan? itu berarti apapun yang pergi dari hidupku entah saat ini ataupun esok berarti memang bukan hak milik ku, jadi tak ada yang perlu aku khawatirkan.

semua hal yang terjadi pasti ada sebab dan akibatnya. ada alasannya. bahkan kata pepatah kuno; daun yang jatuh pun memiliki alasan untuk gugur.

tak ada yang perlu dirisaukan dari bagian-bagian siklus kehidupan, semuanya tentu akan berlalu. baik dan buruk sekalipun. jalani saja. semuanya sudah digariskan sesuai dengan porsinya.

bukankah sebuah luka yang mendewasakan seseorang? dan selama ini sudah begitu banyak batuan meteor yang datang tanpa permisi, pergi tanpa pamit, lalu meninggalkan bekas pula. apakah hal itu sudah bisa mendewasakan seorang aku? ku harap begitu, tapi mengapa kenyataannya selalu berbanding terbalik? masih menjadi sebuah misteri, dan hanya seorang aku yang bisa menjawabnya.

Komentar